https://jurnal2.umsu.ac.id/index.php/jippi/issue/feedJurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam [JIPPI]2025-07-22T02:15:22+00:00Asrar Aspiaasraraspia@umsu.ac.idOpen Journal Systems<p align="justify">Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam [JIPPI] is a scientific journal managed by Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam [JIPPI] contains research publications in the field of education and Islamic education such as models, educational integration, educational science, learning and teaching, research on learning media, theoretical studies on Islam, educational curriculum development, learning progress, learning assessment and the use of technology in education and teaching. One of the aims of establishing this journal is to share knowledge and thoughts about education in general and Islamic education which will have a positive impact on the progress of education specifically in Indonesia.</p> <p align="justify">Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam [JIPPI] has an Online ISSN in accordance with the Decree of the Indonesian ISSN National Center, National Research and Innovation Agency Number: <em>29855071/II.7.4/SK.ISSN/02/2023</em>, with <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230104021656205">ISSN: 2985-5071</a>.</p> <p align="justify">Recommendations by the Editors on issues in related fields to be discussed in each volume may be made available to potential contributors for publication of the volumes in<strong> January</strong> and <strong>July</strong>. </p>https://jurnal2.umsu.ac.id/index.php/jippi/article/view/85Lintasan Belajar (Learning Trajectory) Pembelajaran Berbasis Strategi Metakognitif Berorientasi Pada Keterampilan Berpikir Kritis Dengan Model Problem Based Learning Pada Materi Bilangan Bulat2025-07-15T00:53:40+00:00Muhammad Arief Triadiarieftriadi04@gmail.comAnggi Novitaangginst06@gmail.comEllis Mardiana Panggabeanellismardiana@gmail.com<p><em>Berpikir kritis merupakan usaha untuk mengumpulkan, menginterpretasi, menganalisis, dan megevaluasi dengan tujuan untuk mengambil kesimpulan yang dapat dipercaya dan valid. Kemampuan seseorang dalam berpikir kritis merupakan kemampuan yang sangat esensial untuk kehidupan, pekerjaan, dan berfungsi efektif dalam semua aspek kehidupan lainnya. Matematika merupakan salah satu alternative cara yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis seseorang, yang akan bermanfaat bagi kehidupannya di masa mendatang. Oleh karena itu, sudah sepatutnya pembelajaran matematika dirancang dengan tepat dan sistematis, sehingga apa yang menjadi tujuannya akan mudah dicapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model problem based learning pada sub pokok bahasan operasi bilangan bulat yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Data penelitian berupa kemampuan berpikir kritis siswa diambil dengan teknik tes dan praktikum, dengan tes diperoleh hasil 75% siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dan 7,5% memiliki kemampuan sangat kritis. Sedangkan pada praktikum diperoleh hasil sebesar 82,5%. Aspek psikomotorik memiliki rerata 82,75 dalam kategori sangat aktif kemudian untuk aspek afektif nilai rerata sebesar 73,38 yang termasuk dalam kategori baik.Penelitian ini menemukan bahwa </em><em>pendekatan lintasan belajar dengan model problem based learning membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah. Maka kesimpulannya, desain pembelajaran ini memberikan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan dalam pembelajaran bilangan bulat dan menawarkan panduan praktis bagi pendidik untuk meningkatkan efektivitas pengajaran matematika.</em></p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>Problem Based Learning, Berpikir Kritis, Bilangan Bulat</em></p>2025-07-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Muhammad Arief Triadi, Anggi Novita, Ellis Mardiana Panggabeanhttps://jurnal2.umsu.ac.id/index.php/jippi/article/view/86Design Research: Pengembangan Lintasan Belajar Self Regulated Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecah Masalah Matematis2025-07-15T00:54:12+00:00Putri Kumalaputrikumala050116@gmail.comNisa Ramadhaniajanisa01012000@gmail.comEllis Mardiana Panggabeanellismardiana@gmail.comTua Halomoan Harahaptuahalomoan@gmail.com<p><em>Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan lintasan belajar self regulated pada materi relasi dan fungsi di kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah Design Research yang dikemukakan oleh Gravemeijer & Cobb, dilaksanakan melalui 3 tahapan, yaitu tahap persiapan penelitian, penelitian di dalam kelas, dana analisis retrospektif. Adapun penelitian ini dilaukukan di SMP Dwiwarna Medan dengan subjek penelitian berjumlah 15 orang siswa yang terdiri dari 2 pertemuan, yaitu 1) pertemuan pertama : Konsep Relasi, Penyajian Relasi dan Konsep Kodomain, Kodomain dan Range, 2) pertemuan kedua : Konsep Fungsi, dan Korespondensi Satu-satu, Instrumen penelitian yang digunakan berupa hipotesis lintasan belajar dan data yang dikumpulkan melalui observasi, rekaman suara, dan Lembar Aktivitas Siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan belajar self regulated pada materi Relasi dan Fungsi dengan pendekatan pendekatan matematika realistik yang dirancang </em><em>untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah sudah sesuai dengan karakteristik dari pembelajaran PMR, dan ketika proses belajar mengajar berlangsung tampak bahwa siswa lebih termotivasi ketika proses belajar mengajar berlangsung, siswa juga dapat mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya, dan dapat mengembangkan keterkaitan dengan konsep lain, berinteraksi dan melakukan refleksi atas pengembangan model yang telah disusun sehingga akan muncul keyakinan dan kemandirian belajar siswa.</em></p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>Self Regulated, PMR, Kemampuan Pemecah Masalah</em></p>2025-07-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Putri Kumala, Nisa Ramadhani, Ellis Mardiana Panggabean, Tua Halomoan Harahaphttps://jurnal2.umsu.ac.id/index.php/jippi/article/view/93Tafsir Kontemporer Surah Al Isra Ayat 23 Tentang Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua Menurut Quraish Shihab2025-07-22T02:15:22+00:00M Wahyu Anandawahyuananda922@gmail.comFaiz Al-Fathan Khairfaizalfathan@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk memahami tafsir kontemporer terhadap ayat tersebut, khususnya menurut Quraish Shihab, dalam konteks zaman modern. Dalam pendahuluan, dijelaskan bahwa berbuat baik kepada orang tua tidak hanya melibatkan tindakan fisik, tetapi juga emosi dan komunikasi yang penuh kasih sayang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, mengumpulkan berbagai sumber tafsir Quraish Shihab dan teks relevan lainnya. Analisis dilakukan dengan membandingkan tafsir klasik dan kontemporer untuk menemukan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna berbakti kepada orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quraish Shihab mengajarkan pentingnya berbakti tidak hanya dengan memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga dengan memberikan perhatian emosional, doa, dan komunikasi yang penuh kasih, terutama ketika orang tua sudah lanjut usia. Quraish Shihab juga menekankan bahwa berbuat baik kepada orang tua tidak berhenti ketika mereka meninggal, karena doa anak yang saleh menjadi amal jariyah. Di era modern, teknologi dapat dimanfaatkan untuk menjaga hubungan baik dengan orang tua meskipun adanya jarak atau kesibukan.</em></p> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>Surah Al-Isra, berbuat baik kepada orang tua, tafsir kontemporer, Quraish Shihab.</em></p>2025-07-22T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 M Wahyu Ananda, Faiz Al-Fathan Khair