IMPLEMENTASI PROGRAM BAM (BAITUL ARQAM MAHASISWA) DALAM MENGINTERNALISASIKAN NILAI-NILAI KEMUHAMMADIYAHAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
DOI:
https://doi.org/10.30596/jippi.v4i1.123Keywords:
Implementasi Baitul Arqam Mahasiswa; internalisasi Nilai KemuhammadiyahanAbstract
Upaya menginternalisasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, khususnya di kalangan mahasiswa UMSU, menjadi suatu agenda yang mendesak bagi perguruan tinggi melihat kondisi sebagian mahasiswa yang masih jauh dari pemahaman dan praktek beragama yang sesuai dengan Al-Qur‟an dan As-Sunnah. Kondisi ini dianggap vital dan penting sebab peran dan status mahasiswa sebagai agent of change (agen perubahan) sekaligus ikon calon cendikiawan muslim hasil didikan dari organisasi Muhammadiyah. Dengan kata lain, keberadaan dan sepak terjang alumni UMSU kelak akan dipertaruhkan dalam menjaga citra organisasi Muhammadiyah di mata masyarakat. Tujuan penelitian ini ada 3, yaitu untuk: 1) mengetahui implementasi program BAM pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, 2) mengetahui internalisasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyah melalui program Baitul Arqam Mahasiswa (BAM) pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dan 3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi program Baitul Arqam Mahasiswa (BAM) pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Secara metodologis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan berupaya mencari, menganalisis dan membuat interpretasi data yang dijumpai
dalam penyebaran kuesioner/ wawancara, observasi dan studi dokumen. Adapun informan dalam penelitian ini meliputi: 2 orang dosen sebagai Instruktur BAM dan 2 orang mahasiswa senior sebagai Co-instruktur BAM. Hasil penelitian sebagai berikut: Pertama, implementasi program Baitul Arqam Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara diawali dengan proses pemanggilan seluruh mahasiswa baru yang diwajibkan mengikuti jadwal kegiatan tersebut dalam setiap tahunnya. Peserta BAM dibagi ke dalam beberapa kloter dengan didampingi oleh beberapa instruktur dan co-instruktur. Kedua, Internalisasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan pada mahasiswa dalam kegiatan BAM dilakukan melalui proses pengajaran yang baik, materi-materi terkait aqidah, ibadah dan akhlak serta kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan kreatifitas, inovasi dan pembiasaan hal-hal baik lainnya. Ketiga, Faktor-faktor pendukung implementasi program Baitul Arqam pada Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ini meliputi: dukungan kebijakan pihak rektorat, kualitas SDM penyelenggara yang mumpuni dan profesional, serta ketersediaan sarana dan prasarana kegiatan yang layak dan memadai. Adapun faktor-faktor penghambatnya, seperti: rendahnya minat mahasiswa yang menjadi peserta BAM serta rendahnya kedisiplinan sebagian mahasiswa selama mengikuti kegiatan BAM
References
Absani, A. P. (2021). Penerapan Nilai-Nilai Kemuhammadiyahan Melalui Mata Pelajaran Kemuhammadiyahan Di Smp Swasta Muhammadiyah 15 Kutacane. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan …, 1, 1–11. http://jurnalmahasiswa.umsu.ac.id/index.php/jimedu/article/view/899
Alfian, M. N. (2022). Internalisasi Nilai-Nilai Kemuhammadiyahan Untuk Peningkatan Profesionalisme Guru KB Aisyiah Arcawinaningrum Purwokerto Timur Banyumas. https://eprints.uinsaizu.ac.id/15432/1/Melina Nur Alfian_Internalisasi Nilai-nilai Kemuhammadiyahan Untuk Peningkatan Profesionalisme Guru KB Aisyiyah Arcawinangun Purwokerto Timur Banyumas %28Study Kepemimpinan Pengelola PAUD%29.pdf
Amini, N. R., & Naimi, N. (2022). Penguatan Ibadah Tarjih Muhammadiyah Bagi Mahasiswa Dengan Pendekatan KIAM ( Kajian Intensif Al Islam & Kemuhammadiyahan ). Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, VOL: 11, 1269–1286. https://doi.org/10.30868/ei.v11i01.1578
Ayumsari, R. (2022). Peran Dokumentasi Informasi Terhadap Keberlangsungan Kegiatan Organisasi Mahasiswa. Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informas, 6, 63–78.
Bando, et al. (2021). Program Baitul Arqam Bagi Pimpinan dan Dosen dalam Lingkup Universitas Muhammadiyah Enrekang Menggunakan Model CIPP. Journal of Education, Psychology and Counseling, 3(2), 79–89.
Fadillah, D. (2014). Strategi Komunikasi Pembentukan Budaya Organisasi Baitul Arqam Sebagai Sarana Pembentukan Budaya Organisasi Ala Kh Ahmad Dahlan Di Amal Usaha Muhammadiyah Yogyakarta (Studi Kasus Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta). Humanika, 14 (1).
Fauzi, FuatunKhasanah, A. (2022). Internalisasi Pendidikan Aswaja Sebagai Konservasi Budaya di MA Dinun Nurul Qodim Al-Manshuriyah Pasuruan. Edupedia, 7(1), 16–28. https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/edupedia/article/view/1678
Hasanah, H. (2016). Teknik-teknik observasi. Jurnal At-Taqaddum, Volume 8, 21–46.
Heni Puspitasari. (2009). Internalisasi Nilai-Nilai Islam Dalam PembentukanAkhlak Siswa Di Madrasah Aliyah Negeri Malang 1.
Majelis Pendidikan Kader dan Majelis Diktilitbang PPM. (2019). Pedoman Pengkaderab di Perguruan Tinggi Muhammadiyah. MPK dan Majelis Diktilitbang PPM.
Markus, S. (2019). Masyarakat Islam Yang Sebenarnya. Civic Islamic Institute.
Muhammad Najib, D. (2016). Manajemen Strategik Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini. Penerbit Gava Media.
Muhammadiyah, P. P. (PP). (2003). Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Suara Muhammadiyah.
Mulyasa. (2011). Manajemen Pendidikan Karakter. Rosdakarya. Nihayati, & Ponandi, O. (2020). Internalisasi Nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Dalam Aktivitas Belajar. Journal of Islamic and Muhammadiyah Study, 1(1), 15–19. ournal of Islamic and Muhammadiyah Study %7C ojs.umsida.ac.id/index.php/
Novan Mamonto, I. S., & Undap, G. (2018). Implementasi Pembangunan Infrastruktur Desa Dalam Penggunaan Dana Desa Tahun 2017 (Studi) Desa Ongkaw II Kecamatan Sinosayang Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Jurusan Ilmu Pemerintahan, Volome 1 N(1), 1–11. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jurnaleksekutif/article/view/21950/ 21651
PPM, M. P. K. (2016). Sistem Pengkaderan Muhammadiyah. MPK MPP.
Qorib, M. (2015). Kemuhammadiyahan. UMSUPRESS.
Rahmah Amini, N., Naimi, N., & Ahmad Sarhan Lubis, S. (2019). Implementasi Kurikulum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam Meningkatkan Sikap Religiusitas Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.Intiqad: Jurnal Agama Dan Pendidikan Islam, 11(2), 359–372. https://doi.org/10.30596/intiqad.v11i2.3265
Rahmat, D. (2017). Implementasi Kenijakan Program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat. Jurnal Unifikasi, 04, 35–42.
Rijali. (2018). Analisis Data Kualitatif. Jurnal Ilmu Dakwah.
Rosaliza, M. (2015). Wawancara, Sebuah Interaksi Komunikasi Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmu Budaya, volume 11, 71–79.
Septiani, R. A. D., & Wardana, D. (2022). Implementasi Program Literasi Membaca 15 Menit Sebelum Belajar Sebagai Upaya Dalam Meningkatkan Minat Membaca. Jurnal Perseda, V(2), 130–137. https://doi.org/10.37150/perseda.v5i2.1708
Siti Walida Mustamin, Abd. Rahman, Y. (2022). Tingkat Kedalam Materi Pengkaderan dan Penghayatan Mahasiswa dalam Menerima Materi. Journal of Educational and Language Research, Vol.2, No., 739–750.
Siyoto, D. S. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media Publishing.
Sugiono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif untuk penelitian yang bersifat : eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif (Ms. sofia yustiani
suryandari, SE. (ed.); 3rd ed.). ALFABETA CV.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. ALFABETA.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R%D.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ainun, Nadlrah Naimi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



